15 SEO Tools Murah, Gratis, dan Terbaik untuk Menganalisis Website Kamu

0
87

Analisis dan optimasi website erat kaitannya dengan SEO. Search Engine Optimization (SEO) merupakan cara meningkatkan kualitas dan kuantitas traffic di website agar dapat muncul di peringkat atas hasil pencarian Google. Di artikel ini kamu akan menemukan 15 SEO tools yang murah, gratis, dan terbaik untuk website-mu.

Menjalankan strategi berupa optimasi memang penting bagi kamu si pemilik website, terlebih jika kamu harus mengelolanya sendiri. Ada dua cara untuk mengoptimasi website-mu, yaitu secara on-page dan off-page. Tak perlu khawatir, karena saat ini ada berbagai SEO tools yang dapat membantumu memastikan seberapa baik penerapan strategi SEO yang sudah kamu lakukan.

15 SEO Tools untuk Menganalisis Website

Google, sebagai satu-satunya mesin pencari terbesar dan paling banyak digunakan saat ini, memiliki cara tersendiri untuk melihat kualitas dari sebuah konten dalam sebuah website. Demi memberikan pengalaman terbaik bagi para penggunanya, Google akan memilih website berkualitas yang paling relevan untuk ditampilkan di hasil pencarian.

Sistem yang begitu rumit ini memang pada akhirnya membuat Google harus berkali-kali melakukan update untuk sistem algoritma mereka. Namun, kamu tak perlu khawatir, karena 15 tools berikut bisa digunakan untuk memperkirakan bagaimana Google melihat kualitas konten dari sebuah situs.

  1. SEMrush

SEO tool yang dirilis pada tahun 2008 ini bisa kamu manfaatkan untuk mengoptimasi website. Tool ini dapat memberikan panduan terkait apa yang perlu kamu lakukan ari dashboard. Tanpa memakan waktu lama, kamu bisa mengetahui apa yang kurang dari website-mu dan bagaimana cara mengoptimasinya.

Tampilan muka (interface) SEMrush bisa dengan mudah kamu gunakan dan fitur analisisnya terbilang cukup lengkap. Sebut saja fitur audit website dan tracking keyword untuk menentukan kata kunci yang cocok kamu gunakan untuk website, terutama blog. Kalau kamu tertarik untuk mengembangkan website-mu menggunakan SEMrush, kamu bisa memanfaatkan layanan percobaan gratis selama tujuh hari.

  1. Google Webmaster Tools

Mengingat kebanyakan website mengejar peringkat di mesin pencari Google, mengapa tidak memanfaatkan fitur Webmaster dari Google? Google Webmaster Tools merupakan sebuah software yang mudah digunakan dan akan menunjukkan garis besar proses Google menampilkan hasil pencarian. Selain itu, kamu juga dapat mengetes, apakah konten dari sebuah situs cukup relevan dengan kata kunci dari pencarian tersebut.

Kamu juga bisa memanfaatkan Google Webmaster Tools untuk menganalisis sebuah konten hanya dengan memasukkan URL. Setelah itu, kamu akan melihat hasil analisisnya, apakah konten tersebut sudah memenuhi standar SEO dari Google atau belum. Setiap minggunya, kamu bisa mendapat kuota penggunaan fitur fetch ini hingga 500 kali.

  1. Check My Links

Website atau blog yang berkualitas dapat dinilai dari external dan internal link yang terdapat dalam sebuah artikel dan Check My Links dapat membantu kamu memastikan semua link yang dilampirkan dalam sebuah artikel masih aktif. Link yang masih aktif akan berwarna hijau dan link yang sudah tidak dapat dikunjungi lagi ditandai dengan warna merah.

Tool ini dapat digunakan sebagai salah satu extension untuk web browser Google Chrome. 

  1. Moz Pro Tools

Jika kamu berlangganan Moz Pro Tools, kamu bisa mendapatkan informasi secara rutin terkait rekomendasi software yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan performa website. Moz Pro Tools juga memiliki pilihan source yang bisa membantumu mengoptimalkan SEO pada konten di blog atau website. Selain itu, ada pula source untuk meningkatkan website traffic hingga menganalisis konten yang kualitasnya tidak memenuhi standar.

  1. SEO Report Card

SEO Report Card merupakan tool dari UpCity yang berguna untuk membandingkan website. Tak hanya itu, jika kamu menambahkan beberapa informasi, SEO Report Card dapat menampilkan beberapa informasi penting terkait:

  • Rank Analysis: menunjukan peringkat website di Google, Bing, dan Yahoo. Peringkat ini ditentukan dari kata kunci yang diberikan ketika mulai mengatur Rank Analysis.
  • Link Building: menampilkan website apa saja yang memberikan tautan balik (backlink) ke website-mu.
  • On-Site Analysis: menganalisis kata kunci utama (focus keyword) dan seberapa besar persentase kata kunci tersebut di seluruh konten pada website.
  • Website Accessibility: fitur ini berguna untuk menunjukan kecepatan loading pada website dan kemudahan akses.
  • Trust Metrics: untuk menganalisis tingkat kepercayaan (reliability) sebuah website.
  • Current Indexing: menganalisis seberapa banyak halaman pada website yang sudah terindeks dengan baik.
  1. HubSpot’s Website Grader

Tahun 2007, HubSpot merilis sebuah tool yang bisa menganalisis pemakaian SEO serta relevansi SEO terhadap keseluruhan website bernama Website Grader. Di versi terbarunya, HubSpot membuat Website Grader sebagai SEO tool dengan sistem laporan yang lebih personal. Laporan tersebut nantinya akan berdasar pada metrik kunci seperti di bawah ini:

  • Performance: menganalisis ukuran dari masing-masing halaman di situs, menguji kecepatan, keamanan, dan sebagainya.
  • Mobile Readiness: memastikan website dapat diakses dengan mudah melalui perangkat smartphone alias mobile friendly.
  • SEO: untuk menganalisis apakah suatu halaman atau keseluruhan halaman di website sudah memenuhi kriteria SEO (SEO friendly). Analisis ini dilakukan berdasarkan judul, sub-heading (jika diperlukan), serta analisa menyeluruh pada alt text untuk gambar dan deskripsi meta dari konten atau artikel.
  • Security: memastikan situs sudah memiliki sistem keamanan yang direkomendasikan. Salah satunya yaitu penggunaan sertifikat SSL yang bisa digunakan untuk mengenkripsi sambungan sehingga transfer data antara server dengan receiver (pengunjung) dijamin aman.

Jika setelah dicek website-mu mendapat nilai di atas 67%, berarti website-mu sudah mencapai kualitas di atas rata-rata menurut HubSpot.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Search Engine Optimization (SEO) 2020

  1. SEO SiteCheckup

Selain menampilkan nilai SEO website-mu, SEO SiteCheckup ini juga memberikan informasi tentang bagaimana kamu dapat meningkatkan kualitas di website-mu hanya dengan memasukkan URL atau link website. Setelah itu, SEO SiteCheckup akan menampilkan hasil analisis terhadap website-mu, mulai dari penggunaan keyword dan heading, kelengkapan informasi website, tingkat keamanan, bahkan simulasi tampilan website di mobile hingga penghitungan jumlah keyword utama yang paling sering digunakan di website.

Jika belum membuat akun, kamu hanya dapat melakukan check up untuk satu website setiap harinya. Tenang, kamu hanya perlu membuat akun jika ingin melakukan check up hingga lima kali. Namun, jika kamu perlu membuat laporan hasil analisis untuk banyak website, mungkin kamu dapat membeli paket berlangganan mulai dari Rp300 ribuan per bulan.

Kalau masih ragu, kamu bisa memanfaatkan fitur coba gratis selama 14 hari, cukup dengan mengklik “Free Tools” pada baris menu di sebelah kanan atas.

  1. Screaming Frog SEO Spider

Ini adalah salah satu tools SEO favorit para digital marketer. Bagaimana tidak, selain menawarkan interface dengan fungsi yang mudah digunakan, Screaming Frog juga menganalisis seluruh aspek SEO dari sebuah URL website. Mulai dari perkembangan website, pengecekan efektivitas hingga peluang website untuk menaikkan peringkat menggunakan SEO, serta penganalisisan masalah dan kekurangan yang dimiliki konten pada website terkait penggunaan kata kunci, link, dan sebagainya. Melihat seberapa dalam analisis dan banyaknya analisis yang perlu dijalankan, tak heran jika Screaming Frog SEO Spider bisa menghabiskan waktu berjam-jam bahkan satu hari penuh untuk melakukan analisis sebuah website, terutama website berukuran besar.

Keunggulan lain, pengguna Screaming Frog SEO Spider juga bisa memindahkan hasil analisis dalam bentuk Microsoft Excel kapan pun diperlukan sehingga bila memadukan tool ini dengan tools lain (misalnya dengan Moz Pro Tools), pengguna bisa menyimpan data hasil analisis dan mengunduhnya pada SEO tools lain. Screaming Frog juga dianggap sebagai salah satu tool paling lengkap dan paling mudah digunakan untuk memonitor ranking dan traffic pada sebuah website.

  1. Found’s SEO Audit Tool

“Found” adalah digital agency asal Inggris yang juga menawarkan tool untuk menganalisis website. Selain untuk melakukan audit websitetool SEO yang dimiliki Found juga dapat memberikan laporan lengkap mengenai hasil analisis SEO serta masalah-masalah SEO lain yang sering terjadi pada website.

Sama seperti tools lain, cara penggunaan Found’s SEO Audit Tool juga mudah, kamu hanya perlu memasukkan URL website di halaman Found’s SEO Audit Tool kemudian akan muncul halaman yang menunjukkan beberapa hasil analisis. Informasi ini dibagi menjadi tiga:

  • Technical issues: yang ditunjukkan dari hasil analisis ini adalah canonicalization domain serta sitemap XML.
  • Content issues: hasil analisis untuk bagian ini berfokus pada hasil meta data dan pengaruh kata kunci pada konten (artikel) dan website.
  • External link analysis: analisis ini menunjukkan kualitas URL eksternal dan internal yang muncul di website.

Keunggulan lain? Sama seperti pada WooRank, hasil analisis juga bisa langsung diunduh menjadi format PDF.

  1. Varvy’s SEO Overview Tool

Satu lagi tool berguna bagi pemilik website. Varvy’s SEO Overview Tool memiliki fungsi berfokus pada keseluruhan faktor dari sebuah website, meski tak menyeluruh. Proses yang cepat hanya dalam hitungan menit membuat banyak pengguna yang memanfaatkan tool ini ketika membutuhkan hasil analisis yang cepat untuk situs mereka. Selain itu, Varvy’s SEO Overview Tool juga cocok untuk pengguna yang tak begitu memerlukan analisis mendalam pada faktor-faktor penting yang berkaitan dengan SEO di website.

Tools satu ini dapat menganalisa beberapa hal penting, mulai dari kekuatan domain (domain authority), link yang digunakan, SEO pada gambar, faktor yang berhubungan dengan media sosial, dan sebagainya. Selain itu, ada pula hasil analisis teknikal SEO pada masing-masing halaman, kecepatan akses halaman, dan sebagainya.

Varvy’s SEO Overview Tool juga memiliki sebuah tool yang mungkin tak dimiliki oleh banyak tools SEO lain, yakni Image SEO. Tool ini mampu menganalisis kekuatan SEO pada gambar yang di website-mu, mulai dari alt text hingga banyaknya kata yang digunakan untuk setiap gambar.

  1. QuickSprout Website Analyzer

Satu lagi tool yang mampu menyajikan analisis mendalam terhadap sebuah website berdasarkan sisi teknis SEO yang digunakan. QuickSprout Website Analyzer menjadi salah satu tools SEO yang bekerja dengan cepat dan menggunakan proses analisis menyeluruh terhadap sebuah website.

Selain cepat, penggunaan dari SEO tool yang satu ini pun terbilang mudah. Bagaimana tidak, kamu hanya perlu memasukkan alamat atau URL situs, dan menunggu beberapa menit hingga QuickSprout Website Analyzer menampilkan data hasil analisis website-mu. QuickSprout Website Analyzer dapat membantu menganalisis SEO, kecepatan website, penggunaan tagskeywordssociallinks, bahkan bisa membandingkan situsmu dengan situs lain.

Selain itu, tool ini juga dapat memberikan keuntungan lain, yaitu tampilan hasil analisis dalam bentuk persentase sehingga dapat memudahkanmu memahami hasil analisis dari QuickSprout Website Analyzer.

  1. Mobile-Friendly Test

Mobile-friendly test adalah tool dari Google yang bisa kamu gunakan untuk melihat apakah website-mu sudah mobile-friendly atau belum. Agar dapat menggunakannya, kamu hanya perlu memasukkan URL website yang ingin kamu analisis, lalu klik tombol “run test”. Setelah itu, tunggu beberapa detik hingga kamu melihat hasil tampilan website di mobileTool ini juga dapat memberikan beberapa saran yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimasi website-mu agar dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh pengguna mobile, seperti ukuran font dan media pada konten website.

  1. Robots.txt Generator

Sebelum melakukan indexing, GoogleBot harus tahu apa yang harus mereka lakukan di sebuah websiteRobots.txt Generator dapat memberitahu GoogleBot apa yang harus mereka crawl dan index di setiap halaman website. Namun, kamu perlu memberikan izin terlebih dulu agar Robots.txt Generator dapat melakukan analisis. Jika tidak, maka bot tidak dapat mengunjungi halaman mana pun dalam situs web tersebut.

  1. XML Sitemaps Generator

Mempunyai sebuah sitemap merupakan salah satu cara agar website-mu terindeks Google. XML Sitemaps Generator bisa membantumu membuat sebuah sitemap untuk website-mu dalam format XML dan HTML. Kamu hanya perlu memasukkan alamat lengkap website-mu menggunakan “http://” atau “https://” dan tunggu hingga sitemap-mu muncul.

XML Sitemap Generator juga akan menghasilkan informasi terkait jumlah halaman, broken links, konten file XML dan tautan ke file sitemapTool SEO ini bisa melakukan crawl hingga 500 halaman secara gratis. Tapi, kalau kamu perlu mengindeks lebih banyak halaman website, kamu bisa menggunakan versi berbayar yang dibandrol mulai $41.88 atau sekitar Rp600 ribu (September, 2020) per tahun.

  1. Schema Creator

Schema Creator bisa membantumu memonitor penggunaan kata kuncimu di website. Mulai dari pengaruh kata kunci terhadap peringkat website secara umum hingga seberapa efektif penggunaan kata kunci tersebut dalam suatu regional tertentu. Selain di Google, kamu juga bisa memanfaatkan Schema Creator untuk mengecek posisi peringkat website-mu dari mesin pencari lain, seperti Yahoo, Bing, Baidu, dan Yandex.

Agar dapat memasukkan kode skema ke website-mu, kamu hanya perlu menyalin dan tempelkan kode yang diberikan oleh tool ini. Selain itu, tool ini juga memiliki plugin WordPress gratis bagi kamu yang menggunakan WordPress sebagai CMS.

Selain plugin WordPress dan website, Schema Creator juga menyediaan aplikasi yang bisa kamu gunakan gratis selama 14 hari sebelum kamu memutuskan untuk berlangganan atau tidak.

Kesimpulan

Kelima belas SEO tools di atas memiliki fungsi yang kurang lebih sama. Namun, tentu saja mereka mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Pilih sesuai kebutuhan website dan tujuan yang ingin diraih brand atau bisnismu, ya!

Ada banyak hal yang memengaruhi keberhasilan strategi SEO, mulai dari penggunaan focus keywordalternative text pada gambar, kecepatan load masing-masing halaman hingga tools apa yang kamu gunakan untuk menganalisis website. Dari 15 rekomendasi yang sudah dibahas tadi, kamu dapat menyimpulkan sendiri, tool SEO mana yang cocok untuk website-mu.

Dari 15 daftar di atas, apakah ada tools yang pernah kamu gunakan? Atau, mungkin kamu menggunakan tools yang belum masuk dalam daftar rekomendasi di atas? Jangan ragu untuk membagikannya di kolom komentar, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.